• 0813-1111-0220
  • 0813-6111-6112
  • This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Fungsi & Cara Kerja Komponen FM200

×

Warning

JUser: :_load: Unable to load user with ID: 988

Fungsi dan Cara Kerja Komponen FM200 Fire Suppression System

Fungsi dan Cara Kerja Komponen FM200 Fire Suppression System

Star InactiveStar InactiveStar InactiveStar InactiveStar Inactive
 

Materi pada laman artikel ini, akan menjelaskan fungsi individual masing-masing komponen FM200 yang nantinya akan membentuk sistem secara lengkap. Namun setiap produk dari berbagai merek yang tersedia, mungkin akan memiliki penamaan yang sedikit berbeda, begitu juga dengan fitur dan spesifikasinya.

Rangkaian komponen fm200 fire suppression system

Dan fungsi komponen FM200 yang akan diuraikan pada artikel ini, hanya kami sajikan secara garis besar berdasarkan gambaran umum saja. Daftar fungsi komponen yang akan diuraikan berikut, merupakan kompilasi komponen FM200 yang dikumpulkan dari berbagai merek produk.

Sehingga bisa saja salah satu atau beberapa daftar fungsi komponen FM200 di bawah, tidak ditemukan pada produk merek-merek tertentu. Untuk mengetahui apakah merek tersebut memiliki produk berdasarkan fungsi komponen FM200 yang diuraikan di bawah, silahkan lihat di daftar komponen FM200.

Fungsi Cylinder / FM200 Container

cylinder fm200 - tabung gas fm200

Container atau cylinder berfungsi sebagai wadah penyimpanan gas FM200 yang akan digunakan sebagai media gas pemadam untuk memadamkan api ketika terjadi kebakaran.

Gas FM200 yang tersimpan di dalam tabung, terkompresi oleh gas dorong [propelant gas] berupa nitrogen [n2] yang bertekanan sekitar 25 bar pada suhu 21°C. Tabung FM200 menggunakan komponen penutup berupa discharge valve atau releasing valve yang lebih dikenal dengan nama head valve/cylinder assembly, sebagai katup penahan gas FM200 yang berada di dalam tabung.

Ketika katup pelepasan [discharge/releasing valve] tabung terbuka, maka gas FM200 akan segera keluar melalui valve tadi menuju ke jaringan pipa distribusi untuk disalurkan ke nozzle, sebagai komponen pembuangan untuk mendistribusikan laju aliran gas FM200.

Saat berada di dalam tabung, gas FM200 masih berupa gas cair [liquid gas], namun pada saat terjadi pelepasan gas [release/discharge], gas FM200 akan mengalami dekomposisi, yang semula berbentuk zat cair kemudian akan berubah menjadi kabut/uap.

Jika beberapa tabung penyimpanan gas FM200 dipasang dengan menggunakan satu manifold, maka masing-masing tabung harus memiliki ukuran, tekanan dan kapasitas gas FM200 yang sama pula.

Tabung FM200 harus berwarna merah dan ditempel dengan label yang berisikan informasi tentang: berat tabung kosong, berat isi gas FM200, berat kotor [tabung kosong dan isi gas FM200], serta tanggal terakhir diisi dan catatan pemeriksaan.

Komponen assembly pada tabung penyimpanan gas FM200, umumnya terdiri dari:

  • Cylinder
  • Cylinder head valve assembly
  • Safety cap
  • Safety burst disc
  • Control head
  • Liquid level indicator
  • Pressure gauge
  • Lifting lugs
  • Cylinder nameplate/label

Selengkapnya kunjungi Brands & Products untuk mendapat informasi lebih lanjut mengenai datasheet dan spesifikasi tabung FM200 favorit kamu.

Fungsi Head Valve [Cylinder Valve Assembly]

fungsi head valve fm200 - fungsi cylinder valve fm200 - valve assembly fm200

Head valve/cylinder valve assembly merupakan komponen utama yang menjadi tutup atau kepala tabung, berfungsi sebagai gerbang untuk mengendalikan keluar masuknya aliran gas dari dan ke dalam tabung.

Dinamakan dengan head valve/cylinder valve assembly, karena komponen ini umumnya sudah menjadi paket komponen pada tabung ― yang telah terpasang sejak dari pabrikan. Dengan kata lain, jika kita order tabung yang berisi gas FM200, maka secara otomatis pasti akan dilengkapi dengan head valve/cylinder valve assembly sebagai komponen penutup tabung tersebut.

Head valve tabung FM200, sengaja di desain secara khusus berdasarkan beberapa hasil penelitian dan pengembangan secara ekstensif serta menggabungkan banyak fitur keselamatan unik.

Head valve/cylinder valve assembly dilengkapi dengan supervisory pressure switch connection sebagai komponen indikator tekanan pada tabung, pengukur tekanan, dan safefy burst disc, sesuai yang dipersyaratkan oleh regulasi DOT [U.S Department of Transportation].

Selain itu, setiap head valve/cylinder valve assembly juga dilengkapi dengan tutup pengaman [safety cap] dan tutup pelindung [protection cap] yang merupakan komponen pengaman untuk mencegah pelepasan yang tidak disengaja dan untuk mencegah pelepasan yang tidak terkendali.

Tutup pengaman harus selalu terpasang di saluran keluar katup pelepasan [discharge outlet valve] pada saat tabung dan head valve tidak terhubung ke jaringan pipa distribusi atau pada saat sedang melakukan pemindahan dan dalam perjalanan transportasi.

Karena jika tidak dipasang tutup pengaman, dikhawatirkan tabung akan 'kesurupan' dan menyebabkan pergerakan yang ekstrim jika terjadi pelepasan gas yang tidak disengaja. Bisa saja diakibatkan oleh benturan ataupun guncangan yang tidak disengaja.

Selengkapnya kunjungi Brands & Products untuk mendapat informasi lebih lanjut mengenai petunjuk keselamatan, datasheet dan spesifikasi head valve/cylinder valve assembly favorit kamu.

Fungsi Liquid Level Indicator [LLI]

fungsi LLI tabung fm200 - fungsi liquid level indicator fm200

Untuk mengukur cairan gas FM200 yang berada di dalam tabung, dibutuhkan suatu komponen pengukur untuk mengetahui seberapa banyak gas cair [liquid gas] yang masih tersisa di dalam tabung. Komponen tersebut dinamakan dengan LLI atau Liquid Level Indicator.

Liquid Level Indicator merupakan komponen pengukur manual yang berfungsi untuk mengukur kadar cairan gas FM200 saat berada di dalam tabung. Dengan menggunakan Liquid Level Indicator, kita juga bisa mengetahui seberapa berat gas yang masih tersisa berada di dalam tabung.

Untuk menentukan berat gas FM200 yang berada di dalam tabung, caranya dengan mengkonversi hasil ukuran level indikator ke satuan pengukuran berat berdasarkan tabel konversi per masing-masing ukuran tabung. Setiap merek tabung, memiliki grafik dan tabel konversi masing-masing.

Untuk mendapatkan hasil yang akurat, pada saat akan melakukan pengukuran level cairan gas FM200, pastikan suhu disekitar tabung [suhu ruangan] berada pada suhu pengoperasian liquid level indicator, yaitu antara 0°C hingga 54°C [tergantung merek]. Toleransinya adalah ±2% dari berat isi tabung.

Liquid level indicator terpasang secara vertikal/tegak. Meteran [pita pengukur] terselubung di dalam pipa [semacam tongkat/batangan] yang berada di dalam tabung. Komponen pada batangan tersebut memiliki pelampung yang dilengkapi dengan magnet yang mampu bergerak naik-turun seiring dengan level ambang ketinggian cairan.

Sehingga untuk mengetahui level cairan gas FM200 yang berada di dalam tabung, dapat diketahui dengan cara membuka tutup pengaman LLI dan menarik meteran [pita pengukur] sampai interlock magnetik dirasa 'mentok'. Pengukuran dapat dilakukan tanpa harus melepas tabung dari rangkaian sistem.

Fungsi Pressure Gauge

fungsi pressure gauge fm200 - pressure gauge tabung fm200

Komponen pengukur tekanan pada tabung terletak dibagian head valve/cylinder valve, karena pressure gauge merupakan bagian assembly dari komponen head valve/cylinder valve. Pressure gauge berfungsi untuk memantau tekanan internal yang berada di dalam tabung.

Indikator pressure gauge menampilkan tiga area kondisi tekanan yang berada di dalam tabung.

  • Recharge [merah];
  • Working pressure [hijau];
  • Overcharge [merah].

 

Recharge, jika jarum indikator penunjuk berada di area recharge, berarti tekanan yang berada di dalam tabung telah mengalami penurunan/atau kehilangan tekanan. Segera lakukan isi ulang jika jarum pressure gauge berada di area ini.

Working pressure, area ini menunjukkan tekanan gas dorong yang berada di dalam tabung berada pada tekanan kerja [working pressure] dan menunjukkan bahwasanya tekanan gas dorong di dalam tabung dalam kondisi normal.

Overpressure, area ini mengindikasi bahwasanya tekanan gas dorong yang berada di dalam tabung sedang mengalami kelebihan tekanan. Segera hubungi teknisi FM200 jika jarum pressure gauge berada di area ini.

Fungsi Supervisory Pressure Switch / Low Pressure Switch

fungsi low pressure switch fm200 - fungsi supervisory pressure switch fm200

Pada saat tabung FM200 berada dalam kondisi bertekanan, supervisory pressure switch berfungsi sebagai komponen yang akan memantau tekanan gas dorong, jika terjadi penurunan tekanan di dalam tabung.

Supervisory pressure switch merupakan komponen peringatan yang akan mengirim notifikasi trouble ke kontrol panel jika terjadi penurunan tekanan di dalam tabung FM200. Tiap merek memiliki batas minimum penurunan tekanan yang berbeda-beda, tapi pada umumnya berkisar antara 21°C hingga 19°C.

Pada beberapa merek tertentu, nama lain dari supervisory pressure switch juga dikenal dengan nama low pressure switch.

Fungsi Safety Burst Disc

fungsi safety burst disc fm200 - fungsi burst disc fm200

Komponen ini merupakan assembly dari komponen head valve/cylinder valve, yang berfungsi sebagai komponen pengamanan terhadap tekanan yang berada di dalam tabung.

Burst disc selalu disediakan dan selalu terpasang mulai dari pabrik pembuat di setiap produk head valve/cylinder valve. Burst disc akan pecah secara otomatis apabila tabung mengalami tekanan yang berlebihan [over pressure].

Over pressure bisa terjadi karena diakibatkan oleh suhu pada tabung FM200 telah melebihi dari batas rancangannya. Jika tabung dirancang untuk suhu penyimpanan dan pengoperasian antara 0°C hingga 54°C, maka burst disc akan pecah dengan secara otomatis jika suhu pada tabung FM200 mencapai antara 50°C ~ 54°C untuk segera membuang tekanan gas dorong keluar dari dalam tabung FM200.

Sehingga hal tersebut dapat meminimalisir resiko terjadinya cedera pada orang maupun properti yang ada di sekitarnya, apabila head valve copot secara paksa atau jika terjadi letusan pada body tabung akibat over pressure tekanan di dalam tabung FM200.

Fungsi Solenoid / Actuator Control Head

fungsi solenoid fm200 - fungsi control head fm200

Actuator lebih dikenal dengan nama Solenoid, komponen ini terdiri dari beberapa jenis actuation yang dibedakan oleh metode pengoperasiannya, diantaranya sebagai berikut:

  • Electric Control Head
  • Cable Operated Control Head
  • Electric/Cable Operated Control Head
  • Lever Operated Control Head
  • Pressure Operated Control Head
  • Lever/Pressure Operated Control Head
  • Stackable Control Head
  • Remote Pull Stations
    ○ Electric Remote Pull Box
    ○ Cabel Manual Pull Station

 

Semua komponen actuator di atas dipastikan memiliki fungsi dan tujuan yang sama, hanya saja dibedakan oleh metode pengoperasiannya. Pada dasarnya, actuation berfungsi sebagai komponen yang akan digunakan untuk mengoperasikan head valve/cylinder valve assembly.

Solenoid bisa dioperasikan secara elektrik menggunakan kontrol panel sistem pendeteksi [fire alarm FM200], pemicu jarak jauh [manual pull station], atau secara lokal dengan menggunakan tuas manual yang terdapat di kepala solenoid, beberapa metode pengoperasiannya tersebut tergantung dari jenis actuatornya.

Untuk mengoperasikan head valve/cylinder valve assembly, dibutuhkan solenoid dan head valve/cylinder valve assembly yang berasal dari merek yang sama, karena solenoid bukan komponen yang bersifat universal.

Contoh, solenoid merek Kidde tidak akan pernah cocok jika dipasang untuk mengoperasikan head valve/cylinder valve assembly merek Chemetron. Meskipun keduanya berasal dari perusahaan dan manufaktur/pabrikan yang sama.

Setiap pabrikan/merek memiliki penamaan yang berbeda-beda untuk mengidentifikasi solenoid yang mereka produksi, begitu juga dengan mekanisme pada sistem kerja komponen yang berada di dalamnya beserta dengan aksesorisnya, jika menggunakan manifold untuk perlindungan beberapa ruangan sekaligus [multiple hazard].

Fungsi Removable Electrical Actuator [Suppression Diode & Bridge Rectifier]

fungsi removable electrical actuator fm200 - fungsi removable actuator fm200

Removable electrical actuator merupakan keluarga dari solenoid/control head jenis elektrik, mengandalkan tegangan arus 24 VDC untuk mengoperasikannya. Berfungsi untuk menggerakkan sistem mekanis head valve/cylinder valve assembly, sama persis seperti fungsi solenoid/control head.

Nama lain dari removable electrical actuator, juga dikenal dengan nama latching solenoid. Removable electrical actuator dibedakan oleh dua jenis koneksi pada terminal elektrikalnya [back EMF protection], yaitu suppression diode dan bridge rectifier.

Suppression diode memiliki ketentuan tetap untuk koneksi kabel ke masing-masing terminalnya. Misalnya, terminal 1 pada suppression diode elektrik aktuator harus disambungkan dengan suplai positif, selanjutnya terminal 2 harus disambungkan dengan suplai negatif.

Sementara, karena bridge rectifier menggunakan arus penyearah [arus bolak-balik], maka sambungan kabel elektrik aktuator bridge rectifier tidak menghiraukan ketentuan pada setiap koneksinya. Koneksi kabel suplai positif dan negatif dari kontrol panel bisa disambung ke sembarang terminal di elektrik aktuator.

Kabel suplai positif bisa disambungkan ke terminal 1 atau 2, sebaliknya begitu pula dengan kabel suplai negatif. Removable electrical actuator memiliki life-time hingga 10 tahun sejak tanggal pembuatannya, informasi tersebut diketahui karena tertera dalam labelnya.

Fungsi Cylinder Strap / Bracket

fungsi cylinder strap fm200 - fungsi bracket fm200

Material bracket/cylinder strap terbuat dari stainless steel yang ditekuk sesuai dengan ukuran diameter tabung. Bracket/cylinder strap didesain untuk dipasang di permukaan vertikal yang datar [dinding]. Berfungsi untuk menopang dan menahan tabung agar tetap pada posisi yang aman ketika terjadi pelepasan gas.

Karena tabung harus tetap pada posisi tegak dan tidak boleh bergerak selama terjadi pelepasan gas. Bracket/cylinder strap harus dilekatkan di dinding dan dikencangkan menggunakan mur dan baut [dynabolt], sehingga bracket/cylinder strap mampu menahan beban hingga setara 5x lipat dari berat tabung.

Fungsi Flexible Discharge Hose

fungsi flexible discharge hose fm200

Untuk menyalurkan gas FM200 yang berada di dalam tabung ke jaringan pipa distribusi [pipa main-line], dibutuhkan komponen yang dapat menghubungkan antara head valve/cylinder valve assembly dengan jaringan pipa distribusi [main-line] dan/atau ke manifold.

Untuk itu flexible discharge hose berfungsi untuk menghubungkan head valve/cylinder valve assembly dengan jaringan pipa distribusi [main-line] dan/atau ke manifold.

Flexible discharge hose terbuat dari beberapa bahan tertentu, tergantung dari ukuran dan diameternya, diantaranya terbuat dari karet dan anyaman serat kawat baja tahan karat [wire braided reinforcement].

Flexible discharge hose dilengkapi dengan konektor di kedua ujungnya, yaitu berupa drat NPT jantan [male NPT thread] dan sisi ujung satunya berupa konektor mur putar [swivel nut].

Pada flexible discharge hose ukuran dan diameter tertentu, dia. 3" tanpa manifold misalnya, tersedia tiga jenis adaptor putar [swivel adaptors] untuk tabung tunggal yang bisa disambungkan dari saluran keluar [outlet head valve/cylinder valve assembly] ke selang pembuangan fleksibel.

Ketiga adaptor putar tersebut diantaranya:

  • NPT/BSPT
  • Flared swifel
  • Grooved

 

Dengan adanya flexible discharge hose, turut memberi kemudahan untuk melakukan pemeliharaan ataupun pada saat akan melakukan pengisian ulang. Terutama jika menggunakan sambungan manifold, karena pengguna tidak perlu membongkar bracket/dudukan tabung lainnya dan koneksi pipa manifold.

Fungsi Discharge Hose w/ Check Valve Assembly

fungsi discharge hose check valve assembly fm200

Discharge hose/check valve assembly memiliki fungsi yang sama dengan flexible discharge hose. Bedanya discharge hose/check valve assembly merupakan gabungan antara elbow, hose, check valve, dan konektor mur putar [swivel nut] untuk sambungan dari head valve/cylinder valve assembly ke jaringan pipa distribusi [main-line] dan/atau ke manifold.

Fungsi Valve Outlet Adapters

fungsi valve outlet adapters fm200

Untuk menyalurkan gas FM200 yang berada di dalam tabung ke jaringan pipa distribusi [pipa main-line], dibutuhkan komponen yang dapat menghubungkan antara head valve/cylinder valve assembly dengan jaringan pipa distribusi [main-line] dan/atau ke manifold.

Untuk itu valve outlet adapters berfungsi untuk menghubungkan head valve/cylinder valve assembly dengan jaringan pipa distribusi [main-line] dan/atau ke manifold.

Valve outlet adapters hanya digunakan jika head valve/cylinder valve assembly dan jaringan pipa distribusi [main-line] tidak dihubungkan menggunakan flexible discharge hose.

Grooved elbow, nipple, serta coupling dan gasket digunakan untuk memperpanjang sambungan head valve/cylinder valve assembly ke jaringan pipa distribusi [main-line].

Fungsi Pressure Operated Switch

fungsi pressure operated switch fm200 - fungsi pressure switch fm200

Mekanisme pengoperasian pressure operated switch mengandalkan dorongan yang berasal dari tekanan di dalam tabung, yang akan tergerak pada saat sistem FM200 mengalami pelepasan gas [discharge/release].

Meskipun pressure operated switch merupakan bagian dari komponen perangkat mekanikal, namun fungsi pressure operated switch adalah untuk mengaktifkan dan/atau menonaktifkan komponen yang beroperasi secara elektrikal.

Dengan menggunakan pressure operated switch, sistem FM200 bisa diintegrasikan untuk mengaktifkan dan/atau menonaktifkan dengan sistem pihak ketiga, misalnya seperti AC, sistem ventilasi, motorized damper, access door, dan lain sebagainya.

Fungsi Main-Reserve Selector Switch

fungsi main reserve selector switch fm200 - fungsi main to reserve selector switch fm200

Main-to-reserve selector switch biasanya dipasang pada sistem multiple cylinder, yaitu rancangan sistem yang menggabungkan dua unit tabung sebagai tabung utama dan tabung cadangan. Main-to-reserve selector switch berfungsi sebagai sakelar yang digunakan untuk memilih tabung mana yang akan digunakan dalam kondisi siaga.

Sehingga dengan menggunakan main-to-reserve selector switch, sistem tetap akan siaga memberikan perlindungan kebakaran tanpa kekhawatiran jika salah satu tabung sedang dalam masa pemeliharaan atau mengalami pelepasan gas [discharge/release].

Main-to-reserve selector switch dilengkapi dengan 2 port yang bisa dihubungkan ke perangkat modul pemicu manual jarak jauh [manual pull station/breakglass] untuk melakukan pelepasan gas [discharge/release] sesuai pengaturan masing-masing, apakah tabung utama atau pada tabung cadangan.

Misal, tabung utama kamu terjadi pelepasan gas. Setelah pelepasan gas selesai, pastikan semua sistem dinormalkan kembali hingga berstatus siaga. Kemudian setel sakelar main-to-reserve selector switch, pindahkan sakelar dari "Main" ke "Reserve". Dengan begitu, saat ini sistem FM200 kamu tetap siaga dengan menggunakan tabung cadangan.

Tabung utama yang kosong dapat dilepas dari rangkaian sistem untuk diisi ulang. Dan jika tabung utama telah selesai dilakukan pengisian ulang, sakelar dapat dikembalikan ke posisi "Main".

Fungsi Check Valve / Manifold Check Valve

fungsi check valve fm200 - fungsi manifold check valve fm200

Untuk ketahanan dan perlindungan agar tidak korosi/karat, semua komponen check valves terbuat dari kuningan.

Check valve biasanya terpasang pada rancangan sistem multiple cylinder dan rancangan sistem main-reserve cylinder. Rancangan sistem multiple cylinder ialah rangkaian sistem yang menggabungkan dua unit tabung atau lebih dengan satu manifold.

Sementara rancangan sistem main-reserve ialah rangkaian sistem yang menggabungkan dua unit tabung untuk dijadikan sebagai tabung utama dan tabung cadangan.

Check valve selalu terpasang di bagian pipa utama saluran pelepasan [outlet discharge/release]. Jika pada rancangan sistem main-reserve, check valves akan berfungsi untuk mencegah pengaktifan sistem cadangan pada saat sistem utama mengalami pelepasan gas [release/discharge].

Begitu pula sebaliknya, check valve yang terpasang di saluran pipa pembuangan sistem cadangan [reserve outlet discharge/release], maka check valve berfungsi untuk mencegah pengaktifan sistem utama pada saat sistem cadangan mengalami pelepasan gas [release/discharge].

Sementara pada rancangan sistem multiple cylinder, check valves berfungsi untuk mencegah keluarnya gas FM200 jika salah satu dari beberapa tabung dalam rangkaian tersebut, tidak terhubung ke manifold pada saat sistem mengalami pelepasan gas [discharge/release]. Dan/atau berfungsi untuk mencegah aliran gas FM200 yang berasal dari manifold masuk ke dalam tabung lainnya yang terpasang dalam satu rangkaian manifold.

Fungsi Shuttle Check Valves

fungsi shuttle check valve fm200

Shuttle check valves digunakan untuk menghubungkan dua tabung ke pipa saluran pembuangan [outlet discharge/release] dalam satu manifold, pada sistem main-reserve cylinder.

Shuttle valve komponennya terdiri dari shuttle check. Jadi, apabila tabung utama [main] telah kosong karena pelepasan gas [discharge/release], maka shuttle valve secara otomatis akan menutup pipa saluran pembuangan [outlet discharge/release] di tabung utama [main].

Sehingga memungkinkan gas yang berada di dalam tabung cadangan [reserve] bersiaga untuk mengalir melalui pipa saluran pembuangan [outlet discharge/release] tanpa harus menggunakan main-reserve selector switch, sebagai komponen pengendali saluran gas.

Fungsi Safety Relief Valve / Bleeder Valve

fungsi safety relief valve fm200 - fungsi bleeder valve fm200

Safety relief valve merupakan varian komponen dari produk merek Ansul. Komponen ini berfungsi untuk mengurangi tekanan gas nitrogen pada actuation line setelah sistem digerakkan oleh pneumatic actuation releasing device [Ansul automan II-C releasing device for pneumatic actuation].

Setelah sistem mengalami pelepasan gas [discharge/release], penggunaan komponen ini dengan cara menarik cincin pada discharge/releasing valve untuk mengurangi tekanan di pipa saluran pembuangan [outlet discharge/release].

Bleeder valve merupakan varian komponen dari produk merek Chemetron, yang berfungsi kurang lebih sama seperti safety relief valve.

Fungsi Discharge Indicator

Discharge indicator merupakan varian komponen dari produk merek Kidde/Fenwal, biasa dipasang di pipa saluran pembuangan [outlet discharge/release] yang secara visualiasi akan menunjukkan indikator bahwa telah terjadi pelepasan gas [discharge/release].

Saat berada di posisi "SET", discharge indicator berfungsi sebagai ventilasi. Sama halnya dengan fungsi Bleeder pada varian komponen dari produk merek Chemetron.

Fungsi Discharge Nozzle

Discharge nozzle berfungsi sebagai komponen keluaran pelepasan gas [outlet gas discharge/release] laju aliran distribusi gas FM200, dari tabung ke hazard area [ruangan yang dilindungi oleh sistem proteksi kebakaran FM200 Fire Suppression System].

Rancangan nozzle dibedakan oleh dua jenis radius pancaran [coverage], yaitu radius pancaran 180° dan 360°.

Nozzle 180° terdiri dari 4 hingga 7 lubang keluaran [orifice drill], tergantung merek dan diameter orifice drill. Nozzle 180° digunakan untuk membentuk pola pancaran radius 180° yang biasa dipasang pada permukaan vertikal/tegak [dinding] dan/atau dipasang di tepi plafon ruangan yang berdekatan dengan dinding.

Sedangkan nozzle 360° terdiri dari 8 lubang keluaran [orifice drill]. Nozzle 360° digunakan untuk membentuk pola pancaran radius 360° yang biasa dipasang di tengah plafon ruangan.

 

Audible Signal Fire Alarm

Komponen FM200 berupa signal alarm kebakaran — dipersyaratkan terdiri dari signal suara, signal visual/penglihatan, dan atau kombinasi antara keduanya. Signal visual biasanya berupa lampu strobo atau lampu kilat [flash], kemudian ada juga lampu tanda peringatan yang berisikan tulisan [sign lamp]. Sedangkan signal suara biasanya terdiri dari bell dan sirine.

Pada saat terjadi alarm, masing-masing signal alarm kebakaran tersebut tidak bekerja dan aktif secara bersamaan, melainkan bekerja secara bergantian tergantung dari situasi yang sedang berlangsung.

Sehingga dari signal suara dan signal visual tersebut kita dapat membedakan situasi yang sedang terjadi. Situasi yang dimaksud adalah situasi saat terjadinya fase alarm #1, fase alarm #2 dan fase pelepasan gas [release/discharge].

Untuk memudahkan dalam mengidentifikasi situasi yang sedang terjadi, pengguna bebas memilih beberapa pilihan komponen FM200 yang bisa digunakan. Komponen FM200 yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan signal alarm kebakaran diantaranya adalah:

  • Alarm Sounder/Beacon
  • Strobe Light
  • Multitone Horns & Strobes
  • Alarm Bell
  • Sign Lamp

 

Lampu tanda peringatan atau sign lamp, umumnya bertuliskan tentang pemberitahuan 2 hal. Yang pertama, peringatan untuk segera mengevakuasi ruangan, dan yang kedua peringatan dilarang masuk saat terjadi pelepasan gas [release/discharge].

Kedua lampu tanda peringatan atau sign lamp tersebut yakni:

  • "Evacuate Area - Immediately"
  • "Do Not Enter - Gas Discharge"

 



Kunjungi Kami
alamat kantor ReedFOX Fire & Life Safety Indonesia
Padamin FM200 Fire Suppression System

Newsletter Subscribe

Hubungi kami sekarang juga!
0813-1111-0220
small-logo.png
small-logo.png
Hubungi kami sekarang juga!
0813-1111-0220